Jelajahi kehadiran nyata Kristus dalam Ekaristi, transubstansiasi-Nya, dan makna iman.
Bab ini memulai pencarian akan kehadiran nyata, mengeksplorasi tradisi dan pertanyaan-pertanyaan terkini tentang kepercayaan Kristen.
Di antara simbol dan ritual, transformasi tersebut mengungkapkan bahwa substansi berubah tanpa kehilangan identitas ilahinya.
Dari roti ke cawan, substansi ajaran berubah, namun tetap mempertahankan kehadiran Kristus di antara umat beriman.
Kesaksian iman menunjuk pada kehadiran yang hidup, yang terlihat dalam liturgi dan dalam doa hening.
Mukjizat itu bukan sekadar simbolis; itu nyata dan merupakan bagian dari praktik liturgi sehari-hari.
Dalam teologi Katolik, transubstansiasi didasarkan pada kehadiran Kristus di bawah rupa roti dan piala.
Dalam liturgi, gerak tubuh, doa, dan ritual mengungkapkan kehadiran Kristus selama Perjamuan Kudus.
Tantangan modern menguji iman, sains, dan misteri, serta mengundang pemahaman yang lebih mendalam tentang Ekaristi.
Bagian terakhir membawa pembaca lebih dekat pada praktik doa agar dapat mengenali kehadiran yang nyata.